Menu

© 2025 — Purnomo Studio

review

BSP-G6: Gamepad Hall Effect 100 Ribuan, Emang Bagus?

BSP-G6: Gamepad Hall Effect 100 Ribuan, Emang Bagus?

Beberapa hari lalu saya sedang butuh banget controller baru untuk main game Apex Legends. Alasannya sederhana, saya ingin mencoba experience baru di game tersebut sekaligus menjajal aim-assist yang katanya hebat.

Mulailah saya mencari controller di marketplace dengan kriteria yang cukup spesifik: harus Hall-Effect, wireless, dan ringan. Pencarian saya akhirnya bermuara pada controller “ajaib” bernama BSP-G6 yang saya dapatkan di harga Rp125.000 saja.

Kenapa saya sebut controller ini hebat dan ajaib? Karena dengan harga semurah itu, mereka berani memberikan banyak klaim fitur yang menarik:

  • Hall Effect Analog (Anti-Drift)
  • Wireless (via Bluetooth 5.3 atau Dongle 2.4Ghz)
  • Macro Button (Tombol tambahan yang bisa diprogram)
  • Gyroscope / Motion Sensing

Jujur saja, fitur Motion Sensing inilah yang bikin saya memutuskan untuk membelinya. Kapan lagi bisa nyicipin fitur Gyro di controller seharga seratus ribuan?

Isi Dalam Box

Isi kotaknya sangat minimalis. Di dalamnya hanya terdapat:

  • Buku Panduan
  • Unit Controller BSP-G6
  • Kabel USB Type-C

Port USB Type-C dan tombol trigger BSP-G6 Tampak atas: Port USB Type-C dan tombol L1/R1 serta Trigger L2/R2.

Perlu dicatat, paket yang saya beli ini tidak menyertakan dongle wireless 2.4Ghz, jadi koneksinya murni hanya bisa via Bluetooth. Tapi itu bukan masalah besar buat saya karena saya memang hanya butuh pengalaman “gaming tipis-tipis” di PC, bukan gamer kompetitif kelas berat.

Fitur dan Konektivitas

Meskipun murah, fitur yang ditawarkan controller ini tergolong lengkap dibanding kebanyakan controller di pasaran. Fitur-fiturnya meliputi:

  • Turbo Mode
  • Wireless Bluetooth 5.3
  • 2 Tombol Macro Programmable di belakang
  • Gyro 6-Axis / Motion 6-Axis
  • Support Multi-Platform Mode (V3/M/X/S/2.4G)

Yang menarik perhatian saya adalah dukungan modenya yang sangat luas. Controller ini bisa mendeteksi banyak jenis input device tergantung kebutuhan kita:

  1. Mode V3: Untuk Mobile/Smartphone (main PUBGM di HP).
  2. Mode MFi (M Mode): Terdeteksi sebagai DUALSHOCK 4 (bisa untuk PS4/PS5).
  3. Mode X-Input (X Mode): Terdeteksi sebagai XBOX Controller (standar PC).
  4. Mode Switch (S Mode): Terdeteksi sebagai Switch Pro Controller.
  5. Mode 2.4G: Untuk koneksi via Dongle (jika punya donglenya).

Build Quality & Feel

Masuk ke pembahasan fisik, build quality-nya menurut saya cukup kokoh dan solid. Bagian grip-nya juga bagus, tidak terasa licin di tangan saya yang gampang basah atau berkeringat.

Tampak depan controller BSP-G6 Layout tombol depan yang familiar dan analog stick Hall Effect.

Untuk tombol-tombolnya, tombol ABXY terasa cukup clicky dan agak keras. Begitu juga dengan D-Pad yang terasa keras. Bagi kalian yang suka main game fighting seperti Tekken dengan kombo rumit, controller ini mungkin kurang cocok karena D-Pad-nya kurang presisi.

Namun, kejutan ada di tombol belakang alias Trigger (L2/R2). Tombolnya terasa linear. Ini enak banget dipakai buat game balap karena kita bisa atur gas semau kita—tidak langsung “gas pol” kalau ditekan sedikit.

Bagian belakang controller dan tombol macro Posisi tombol Macro di bagian grip belakang yang mudah dijangkau.

Posisi tombol Macro di bagian arm (pegangan) belakang juga menjadi nilai plus. Posisinya sangat ergonomis. Sebagai pembanding, saya pernah pakai Rexus Daxa Asteria V2 yang tombol macronya ada di bodi tengah dan keras; itu sangat tidak efisien. Di BSP-G6 ini, eksekusi tombol macro jadi jauh lebih mudah.

Performa: Hall Effect & Gyro

Ini adalah bagian yang paling krusial. Sesuai klaimnya, joystick controller ini terasa enak. Saat saya tes menggunakan software, deadzone-nya 0.0%. Sangat mengejutkan controller murah bisa dapat hasil 0.0%. Akurasinya saat saya pakai main Apex Legends terasa presisi dan memuaskan.

Untuk fitur Gyroscope, pengalaman yang saya dapatkan cukup oke (skor 8/10). Awalnya memang ada kendala drifting (gerak sendiri), entah karena sensor murah atau sifat bawaannya. Tapi untungnya, masalah ini bisa diatasi dengan fitur Calibrate atau Auto-Calibrate di Steam. Setelah dikalibrasi, drifting-nya hilang, gyro jadi tenang, dan sangat bisa dipakai.

Baterai dan Latency

Soal koneksi Bluetooth 5.3, saya tidak merasakan gap atau latency yang mengganggu. Responnya cepat. Dan untuk baterai, spesifikasinya adalah:

  • Baterai: 400mAh
  • Standby: 60 Jam
  • Playtime: Hingga 20 Jam

Realitanya? Baterainya sangat awet. Jujur saya belum tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengecas sampai penuh, karena sejak awal beli sampai review ini ditulis, saya belum pernah mengecasnya sama sekali dan baterainya belum habis!

Kesimpulan

Saya cukup puas dengan BSP-G6. Controller ini ringan, fiturnya melimpah, dan harganya sangat murah. Bagi kalian yang tertarik mencari controller di range harga 100 ribuan, ini sangat worth it—jauh lebih baik daripada beli controller OEM Wired yang kualitasnya tidak jelas.

Tapi ingat, karena ini barang murah meriah, jangan harap ada garansi atau layanan aftersales resmi.

Terima kasih telah membaca review kecil saya ini!