AdGuard Home vs Pi-hole: Kenapa Saya Memilih AdGuard untuk Home Server Saya
Sudah lebih dari satu tahun saya setia menggunakan Pi-hole di home server pribadi. Sebagai standar de-facto untuk network-wide blocking, Pi-hole memang legendaris. Namun, hubungan saya dengan Pi-hole mulai renggang ketika muncul notifikasi yang cukup mengganggu:
“Mulai November 2025, fitur proxy-dns yang diandalkan… tidak digunakan lagi oleh Cloudflare.”
Bukan cuma soal notifikasi depresiasi fitur DoH (DNS-over-HTTPS) itu saja, tapi pengalaman sehari-hari saya juga mulai terganggu. Saya menggunakan cloudflared untuk mengaktifkan DoH agar bisa membuka situs-situs tertentu (seperti Reddit) dan menjaga privasi. Masalahnya, service cloudflared ini sering sekali mati mendadak (crash). Akibatnya, satu rumah teriak internet mati karena DNS-nya bermasalah.
Rasanya lelah kalau harus terus-menerus memantau terminal cuma buat restart service.
Pencarian Solusi & Keraguan Awal
Karena frustrasi, saya akhirnya deep dive (menyelam) ke berbagai forum di Reddit untuk cari alternatif. Nama yang paling sering muncul sebagai rekomendasi adalah AdGuard Home.
Jujur, awalnya saya ragu. Saya sudah terbiasa dengan ekosistem Pi-hole. Pindah ke tools baru berarti harus belajar lagi dari nol. Setelah berpikir beberapa minggu, akhirnya saya memberanikan diri.
Saya memutuskan untuk melakukan Fresh Install. Saya tidak mau pusing memindahkan konfigurasi lama. Saya ingin mulai dari lembaran baru yang bersih di server saya.
Kesan Pertama: “Lho, Kok Beda?”

Saat pertama kali install dan masuk ke dashboard AdGuard Home, rasanya memang agak aneh dan asing. Tampilannya beda banget sama Pi-hole.
Tapi, rasa aneh itu cuma sebentar. Setelah ngulik sebentar, saya malah sadar satu hal: Ini jauh lebih simpel. AdGuard Home terasa lebih modern dan to-the-point. Konsepnya benar-benar cocok buat pengguna yang mau “Set and Forget” (pasang lalu lupakan). Instalasi binary-nya jauh lebih cepat dan tidak ribet dibandingkan setup Pi-hole yang butuh dependensi web server dll.
Kenapa AdGuard Home Menang Telak?
Setelah pemakaian 3 bulan, ini beberapa hal yang bikin saya gak mau balik lagi ke Pi-hole:
1. Masalah DoH Teratasi dengan Mudah (Bye-bye Terminal!)

Ini pain point utama saya. Di Pi-hole, kalau mau pakai DoH Cloudflare, saya harus install cloudflared, setting config di terminal, bikin systemd service, ribet lah pokoknya.
Di AdGuard Home? Saya kaget. Kita cuma perlu Copy-Paste URL atau drag n drop provider yang kita mau di menu settings. Selesai! Tanpa terminal, tanpa config aneh-aneh, DoH langsung jalan. Buka Reddit dan situs lainnya jadi lancar jaya tanpa perlu VPN tambahan.
2. Manajemen Blocklist yang Manusiawi

Di Pi-hole, nambah blocklist itu prosedural: Cari URL -> Paste -> Update Gravity. Di AdGuard Home, mereka sudah menyediakan daftar blocklist populer di dalam menunya. Kita tinggal centang (checklist) mana yang mau dipakai. Sangat menghemat waktu.
3. Fitur “Blocked Services” yang Overpowered (OP)

Salah satu fitur favorit saya adalah ‘Blocked Services’. Meskipun sama-sama berbasis DNS, AdGuard menang telak di kemudahan. Di sini, memblokir layanan populer seperti TikTok, WhatsApp, atau YouTube tidak perlu memasukkan domain atau regex secara manual seperti di Pi-hole.
AdGuard sudah menyediakan preset-nya. Kita cukup cari nama aplikasinya, lalu geser tombol untuk memblokir. Tanpa perlu pusing mencari tahu domain apa saja yang dipakai oleh aplikasi tersebut, AdGuard sudah membereskannya untuk kita.
Performa & Resource Usage

Banyak yang bilang AdGuard Home butuh spek lebih tinggi dari Pi-hole. Awalnya saya khawatir karena server saya pas-pasan.
Saya install AdGuard Home ini di container Proxmox (LXC) dengan alokasi:
- CPU: 1 Core
- RAM: 2 GB
Hasilnya? Sangat ringan. Di dashboard Proxmox, CPU usage anteng di 0% dan RAM cuma terpakai sekitar 90-100MB. Browsing pun terasa lebih responsif dan cepat resolve-nya dibanding setup lama saya.
Setelah 3 bulan migrasi, saya sangat puas. AdGuard Home memberikan pengalaman “Set and Forget” yang saya cari. Tidak ada lagi drama cloudflared mati tengah malam.
Buat teman-teman yang masih bertahan di Pi-hole tapi mulai merasa ribet dengan konfigurasi DoH atau ingin tampilan yang lebih segar, saya sangat menyarankan untuk mencoba AdGuard Home.